Iklan KOANSAR - UPAH HAJI 2014

Iklan KOANSAR - UPAH HAJI 2014

Rayuan INFAQ untuk PUSAT PENGAJIAN AL-HUFFAZ DARUL ANSAR

Rayuan INFAQ untuk PUSAT PENGAJIAN AL-HUFFAZ DARUL ANSAR

Sahabat

Tuesday, August 31, 2010

10 ALASAN WANITA ENGGAN BERJILBAB & BERCADAR

10 ALASAN WANITA ENGGAN BERJILBAB & BERCADAR
oleh: www.al-idrisiyyah.com

1. Jilbab tidak menarik. Jawabnya seorang wanita muslimah harus sudi menerima kebenaran agama Islam, dan tidak mempermasalahkan senang atau tidak senang. Sebab rasa senangnya itu diukur dengan barometer hawa nafsu yang menguasai dirinya.

2. Takut durhaka kepada orang tuanya yang melarangnya berpakaian jilbab. Jawabnya adalah Rasulullah SAW telah mengatakan agar tidak mematuhi seorang makhluk dalam durhaka kepada-Nya.

3. Tidak bisa membeli pakaian yang banyak memerlukan kain. Jawabannya, orang yang mengatakan alasan seperti itu adalah karena (pertama) ia benar-benar sangat miskin sehingga tidak mampu membeli pakaian Islami. Atau (kedua) karena dia Cuma alasan saja, sebab ia lebih menyukai pakaian yang bugil sehingga tampak lekuk tubuhnya atau paha mulusnya bisa kelihatan orang.

4. Karena merasa gerah dan panas. Jawabannya, wanita muslimah di Arab yang udaranya lebih panas saja mampu mengenakan pakaian Islami, mengapa di negara lainnya tidak? Dan orang yang merasa gerah dan panas mengenakan pakaian Islami, mereka tidak menyadari tentang panasnya api neraka bagi orang yang membuka aurat. Syetan telah telah menggelincirkan, sehingga mereka terasa bebas dari panasnya dunia, tetapi mengantarkannya kepada panas api neraka.

5. Takut tidak istiqamah. Mereka melihat contoh wanita muslimah yang kurang baik ‘Buat apa mengenakan jilbab sementara, Cuma pertama saja rajin, nanti juga dilepas’. Jawabannya adalah mereka mengambil sample (contoh) yang tidak cocok, bukan wanita yang ideal (yang istiqamah) menjalankannya. Ia mengatakan hanya untuk menyelamatkan dirinya. Dan ia tidak mau mengenakan jilbab karena takut tidak istiqamah. Kalau saja semua orang berfikir demikian, tentunya mereka akan meninggalkan agama secara keseluruhan. Orang tidak akan shalat sama sekali karena takut tidak istiqamah, begitu pula puasa dan ibadah lainnya.

6. Takut tidak laku kawin, jadi selama ia belum menikah, maka ia tidak mengenakan jilbab. Jawabannya, adalah ucapan itu sebenarnya tidak sebenarnya. Justru berakibat buruk pada dirinya sendiri. Sesungguhnya perkawinan adalah nikmat dari Allah yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki. Sebagian besar orang audah meyakini bahwa jodoh di tangan Tuhan. Betapa banyak gadis yang berjlbab dan menutup aurat dalam berbusana tetapi lebih cepat mendapatkan jodoh dibandingkan mereka yang berpakaian seksi. Karena wanita yang menyukai pakaian seksi akan dijadikan permainan bagi laki-laki iseng. Gadis-gadis berpakaian seksi dipandang sebagai gadis murahan. Sesungguhnya suami-suami yang menyukai wanita-wanita yang berpakaian ‘berani’, setengah bugil atau beneran, membuka aurat dan bermaksiat kepada Allah adalah bukan tipe suami yang baik, yang shalih dan berjiwa besar. Ia tidak punya rasa cemburu sama sekali terhadap larangan-larangan Allah dan tidak dapat memberikan pertolongan kepada isterinya kelak. Jadi jika wanita yang menyukai pakaian seksi atau melepaskan jilbab dengan tujuan mendapatkan jodoh yang baik, maka hal itu sungguh merupakan suatu kebodohan.

7. Menampakkan anugerah tubuh yang indah atau ingin menghargai kenikmatan yang diberikan Allah kepadanya. Jawabnya menghargai atau bersyukur itu dengan porsi yang benar. Bersyukur itu dengan mengahrgai perintah-Nya, yakni menjaga aurat, bukan dengan mengobralnya.

8. Belum mendapat hidayah, jilbab itu ibadah. Jika Allah memberi hidayah, pasti kami akan mengenakannya. Jawabnya, Allah menciptakan segala sesuatu itu ada sebab-sebabnya. Misalnya orang yang sakit jika ingin sembuh hendaknya menempuh sebab-sebab bagi kesembuhannya. Adapun sebab yang harus ditempuh adalah berikhtiar dan berobat. Sebab orang kenyang karena makan, dsb. Maka demikian pula orang yang ingin mendapatkan hidayah itu harus menempuh sebab-sebab datangnya hidayah yakni dengan mematuhi perintah-Nya mengenakan jilbab.

9. Belum waktunya. Sebagian ada yang berkata bahwa mengenakan jilbab itu harus tepat waktunya, misalnya karena masih anak-anak atau masih remaja. Ada yang akan mengenakannya jika sudah tua. Atau jika sudah menunaikan ibadah haji. Jawabnya adalah alasan mengulur-ulur waktu itu hanyalah sebagai sekedar dalil pembenaran saja. Itu sama artinya dengan orang yang menunda-nunda shalat, menunggu sampai ia berusia tua. Apakah kita tahu kapan kita akan meninggal dunia? Sedangkan mati itu tidak mengenal usia, tua maupun muda.

10. Tidak mau dianggap sebagai orang yang mengikuti golongan tertentu. Jawabannya, bahwa anggapan ini karena dangkalnya pemahaman terhadap Islam atau karena dibuat-buat untuk menutupi diri agar tidak dituduh melanggar syari’at. Sesungguhnya di dalam Islam itu hanya ada dua golongan, yaitu golongan Hizbullah, golongan yang senantiasa menaati perintah Allah dan golongan Hizbus Syaithan, yakni golongan yang melanggar perintah Allah.

No comments:

Post a Comment

فُوْسَتْ فغَاجِيَنْ اَلْحُفَّاظ دَارُ الأَنْصَار

فُوْسَتْ فغَاجِيَنْ اَلْحُفَّاظ دَارُ الأَنْصَار
Sebuah induk institusi pengajian Islam (kanak-kanak, remaja, dewasa & warga emas) akan dibangunkan oleh Persatuan Pengubatan Islam Darul Ansar Kebangsaan (PERDANA) di Kg. Solok Binjai, Pengkalan Balak, Masjid Tanah, Melaka yang bernilai RM 700,000 di atas tanah persendirian yang dimiliki oleh Al Fadhil Ustaz Hj. Abdul Halim bin Hj. Maidin seorang guru agama juga merupakan Pengerusi Koperasi Perubatan Islam Darul Ansar Berhad (KOANSAR) yang dibesarkan di Pengkalan Balak. Pihak kami mengalu-alukan sumbangan, zakat, sedekah jariah, waqaf tanah 1x1 kaki persegi bernilai RM 100 dan sebagainya untuk pembangunan dana akhirat ini. Segala sumbangan tuan & puan boleh dimasukkan kedalam akaun CIMB Islamic: 0404-0000135-10-8 atas nama PUSAT PENGAJIAN AL HUFFAZ DARUL ANSAR. Projek pembangunan tersebut akan bermula Disember 2011 dan dijangka siap pada hujung tahun 2012 serta pengambilan pelajar akan bermula pada 2013. Bagi penama sumbangan waqaf layak menerima Sijil Waqaf yang dikeluarkan oleh Darul Ansar. Sabda Baginda Rasulullah SAW yang bermakud: "Apabila matinya manusia, maka terputuslah segala-galanya kecuali TIGA perkara iaitu: Sedekah Jariah (yang tidak putus pahalanya) atau ilmu yang bermanfaat atau anak soleh yang mendoakan ibu bapanya." - Hadith riwayat Imam Al Bukhari

Contoh Sijil Waqaf PUSAT PENGAJIAN AL HUFFAZ DARUL ANSAR

Contoh Sijil Waqaf PUSAT PENGAJIAN AL HUFFAZ DARUL ANSAR

Bagi setiap penyumbang waqaf bernilai RM 100 dan ke atas layak untuk menerima Sijil Waqaf. Cara untuk mendapat Sijil Waqaf tersebut ada 3 cara iaitu: (1) Boleh membelinya di Pejabat Urusan Darul Ansar Pulau Gadong. (2) Boleh membelinya daripada wakil sah yang dilantik oleh Darul Ansar. (3) Melalui akaun PUSAT PENGAJIAN AL HUFFAZ DARUL ANSAR dan kemudian akan diposkan kepada penyumbang. Semoga diberkati Allah SWT.

Blogger Darul Ansar Dan Sahabat

BANGUNAN DARUL ANSAR

BANGUNAN DARUL ANSAR
Bangunan ini dimiliki oleh Persatuan Pengubatan Islam Darul Ansar Kebangsaan (PERDANA) dan Darul Ansar memiliki beberapa aset penting dan beberapa buah anak syarikat yang berfungsi untuk menjana ekonomi ahli, kebajikan, pendidikan dan sebagainya. Antara langkah terawal pihak Darul Ansar telah menubuhkan sebuah syarikat perniagaan pertamanya iaitu Darul Ansar Trading And Marketing, Pusat Rawatan Darul Ansar & Ruqyah Darul Ansar Centre yang telah didaftarkan dibawah Suruhanjaya Syarikat Malaysia (SSM), Koperasi Perubatan Islam Darul Ansar Melaka Berhad (KOANSAR), berdaftar dibawah Suruhanjaya Koperasi Malaysia (SKM), Akademi Rawatan Islam Darul Ansar (AKRAWI DARUL ANSAR), Pusat Rawatan Islam Darul Ansar (PURAWI DARUL ANSAR), & Pusat Pengajian Al Huffaz Darul Ansar

SURUHANJAYA KOPERASI MALAYSIA (SKIM)

SURUHANJAYA KOPERASI MALAYSIA (SKIM)
Koperasi Perubatan Islam Darul Ansar Berhad (KOANSAR) telah didaftarkan oleh Suruhanjaya Koperasi Malaysia (SKM) dibawah pendaaftaran: M4-0261

ANGKASA

ANGKASA
Koperasi Perubatan Islam Darul Ansar Melaka Berhad (KOANSAR) berdaftar dibawah Angkatan Koperasi Kebangsaan Berhad (ANGKASA) bernombor keahlian: 4857/MA0204

PERSATUAN PENGUBATAN ISLAM DARUL ANSAR KEBANGSAAN

PERSATUAN PENGUBATAN ISLAM DARUL ANSAR KEBANGSAAN

PUSAT PENGAJIAN AL-HUFFAZ DARUL ANSAR

PUSAT PENGAJIAN AL-HUFFAZ DARUL ANSAR

Koperasi Perubatan Islam Darul Ansar Berhad (KOANSAR)

Koperasi Perubatan Islam Darul Ansar Berhad (KOANSAR)

AKADEMI RAWATAN ISLAM DARUL ANSAR

AKADEMI RAWATAN ISLAM DARUL ANSAR

PUSAT RAWATAN ISLAM DARUL ANSAR

PUSAT RAWATAN ISLAM DARUL ANSAR